Berikutcontoh naskah drama singkat tentang persahabatan: Naskah drama 5 orang singkat bertema arti persahabatan. Contoh Naskah Drama Orang Tentang Persahabatan CONTOH TEKS Contoh naskah drama musikal sederhana persahabatan. Naskah drama tentang persahabatan. Akankah persahabatan mereka kembali seperti dulu lagi? Karena sahabat dalam kehidupan remaja sering ada pertikaian.
NaskahDrama Musikal Persahabatan 12 Orang - Selamat datang di blog Xivandrama !!, Info kali ini adalah tentang Naskah Drama Musikal Persahabatan 12 Orang !!Semoga tulisan singkat dengan kategori Naskah Drama!! ini bermanfaat bagi anda yang membutuhkan. Dan untuk anda yang baru berkunjung kenal dengan blog sederhana ini, Jangan lupa ikut menyebarluaskan postingan bertema Naskah Drama Musikal
NaskahDrama 12 Orang Tentang Persahabatan. Pertengkaran Yang Berujung PersahabatanLEDAKAN NGOET ENTERTAIMENT. CONTOH NASKAH DRAMA 4 ORANG TENTANG PERSAHABATAN Naskah drama untuk 4 orang yang akan saya share berikut ini merupakan drama dengan tema persahabatan dimana pada posting sebelumnya saya juga sudah sempat menuliskan artikel terkait
Malamenjalin persahabatan dengan vee dan aurel. Karena pada kesempatan itu pemain harus menunjukkan kemahirannya dalam berakting. Naskah Drama 5 Orang Tentang Persahabatan Contoh naskah drama 5 orang. Naskah drama 5 orang tentang persahabatan yang berakhir perpisahan. Contoh naskah drama komedi untuk 8 orang merupakan salah satu jenis drama yang menitikutamakan komedi yang memiliki banyak.
contohnaskah drma 12 orang Senin, 28 November 2016. contoh naskah drama 12 orang. AADS (Ada apa dengan sahabat?) Ternyata persahabatan lebih indah dari segalanya. Disini lah kami berdiri menghabiskan waktu untuk saling berbagi cerita, melakukan kegiatan-kegiatan konyol dan tertawa bersama.(scene nya sok asyik gitu woy, sok bahagia.)
cara memperkenalkan diri di grup wa islami. Klik tombol Play untuk mendengarkan artikel – Berikut ini tujuh contoh naskah drama persahabatan yang mudah untuk dipelajari. Drama adalah permainan peran yang menggambarkan sebuah kehidupan sehari hari, sifat dan dialog perbincangan yang menjadi cerita menarik. Di dalam sebuah drama juga memiliki konflik yang runtut dan emosional yang digunakan membangun sebuah drama. Sementara drama persahabatan adalah sebuah drama yang menceritakan tentang sebuah solidaritas dari sahabat. Biasanya contoh teks drama tentang persahabatan menggambarkan tentang kepedulian dan kasih sayang. Terdiri dari beberapa orang yang saling peduli. Daripada penasaran, simak ragam contoh naskah drama persahabatan berikut ini Contoh 1 Naskah Drama Persahabatan Ayu Don, aku pengen cerita nih. Doni Cerita apa? Soal mimpi gilamu? Ayu Kok tau aja sih, haha. Kali ini aku mimpinya realistis banget dan ingin aku wujudkan. Aku ingin jadi penulis novel, aku merasa bahwa penulis lebih bisa aku wujudkan.
Naskah Drama 6 Orang tema Persahabatan ARTI SAHABAT Bintang yang setia pada malam, begitu pula kesetiaan embun menemani pagi. Matahari yang tak pernah lelah terangi dunia ini. Seperti itulah persahabatan, selalu setia tanpa diminta. Saling mengerti tanpa harus memohon. Tak ada satupun orang di dunia ini yang hidup tanpa persahabatan, persahabatan adalah kisah terindah yang tak terlupakan bagi setiap insan yang pernah merasakannya. Luna, Satrya, Olive, Bondan dan Meta sedang duduk bergerombol bersama. Mereka mengobrol, bernyanyi sambil sesekali tertawa lantang, saling menjahili satu sama lain. Sungguh seperti sebuah keluarga yang harmonis. Karena merasa iri hati, Alexa yang tak mempunyai banyak teman datang untuk mengacaukan suasana. Alexa “Idih…!! suara pas-pasan aja sok mau nyanyi! Diem aja deh mendingan,” dengan wajah menghina Bondan “Eh.. suka-suka dong! Kayak suara kamu aja yang paling enak, KD kalah cempreng tuu!” Semua anak di tempat itu tertawa keras, kecuali Alexa yang rautnya berubah menjadi tak karuan. Bondan dan kawan-kawannya pun melanjutkan obrolan mereka lagi tanpa menghiraukan Alexa Alexa pergi meninggalkn tempat dengan wajah berlipat Bondan “Hmm.. sorry fren, aku balik duluan ya? Ada janji buat latihan, maklum mau ada konser amal kecil-kecilan gitu..” Meta “Duh, sibuknya! Ya udah buruan berangkat, ati-ati!” sambil melambai-lambaikan tangan Olive “Aku ke toilet dulu yah..? buru-buru meninggalkan anak-anak yang lain Luna “Eh, haus nih.. minum air enak kali ya??” Satrya“Iya juga ya. Oke kalo gitu aku beli air minum dulu ya, tunggu di sini aja sama Meta,” berlalu pergi meninggalkan Luna dan Meta Meta “Na.. sebenernya beberapa bulan ini ada yang beda dari aku, aku udah nggak bisa nyembunyiin ini semua. Dan menurutku cuma kamu yang bisa jaga rahasia ini.” Luna “Rahasia? Cerita aja, Ta.. kita kan temenan udah lama. Lagian aku udah siap kok buat jadi pendengar yang baik,” berusaha meyakinkan Meta Tanpa mereka sadari, Satrya berdiri di kejauhan dengan beberapa bungkus es di tangannya. Satrya melihat Luna dan Meta sedang asyik bercerita, dan mengurungkan niatnya untuk menghampiri mereka. Ia melamun. Dan saat tersadar dari lamunannya, ia menuju Meta dan Luna, dan tersentak ia terkejut mendengar ucapan Meta. Meta “Aku.. su—ka Bondan!!” dengan terbata-bata Satrya “Hah..?! Meta suka Bondan??” berkata lirih Kebetulan Olive juga sudah saat itu pula pertengkaran terjadi. Luna “Eh, kalian udah pada balik!” sambil tersenyum dengan sapaan halus Olive “Ta.. serius kamu suka Bondan??” Meta “Hmm.. ngomong apa sih, kamu..? pura-pura tidak tahu Olive “Halah..!! gak usah bo’ong deh.. aku denger kok!” dengan nada agak tinggi Luna “Kamu salah denger, kali?” berusaha menengahi Olive “Ta, kayaknya kamu juga harus tahu! Aku suka ama Bondan udah lama banget, kamu nggak boleh gitu dong!! Kayak nggak ada yang lain aja?!” marah-marah Satrya “Heh udah diem semua!!” berusaha menandingi nada tinggi Olive dan Meta Meta “Oh gitu ya?! Berarti kamu tuh yang ngerebut gebetan temen sendiri, kamu aja yang naksir ama cowok laen, ngapain pake nyuruh aku??” balik marah Keadaan semakin parah karena tidak ada yang mau mengalah. Luna “Udah, udah… jangan bertengkar” berusaha melerai Satrya “Kita udah temenan lama, jangan sampai semua rusak cuma karena masalah sepele kayak gini!” Olive meninggalkan teman-temannya dan pergi menyendiri Sialnya, orang yang sangat membenci Bondan mengetahui perkara ini. Alexa memanfaatkan keadaan ini untuk menghancurkan persahabatan mereka berlima. Olive termenung, sendiri, dan terdiam Alexa “Ehm.. kok cemberut sih?? Ada masalah ya?” berusaha menarik simpati Olive Olive “Katanya sahabat, masak harus naksir cowok yang sama?! Bete banget, kan??” berkata dengan nada ketus Alexa “Sabar aja deh. Mending sementara nggak usah temenan deh sama mereka. Nanti kan jadi saingan yang nggak sehat!” merayu Olive “Gitu, ya..?” Alexa “Gini aja, mending mulai sekarang kamu gabung sama aku. Nanti aku akan bantu kamu ngalahin si Meta itu!” Olive “Emang boleh..??” Alexa “Ya boleh, lah!!” Olive hanya tersenyum, entah benar atau tidak keputusannya ini, dia tidak begitu peduli saat itu. Keesokan harinya.. Satrya menceritakan semua yang terjadi kemarin antara Meta dan Olive. Sekejap terkejutlah Bondan mendengar semua itu. Satrya “Menurutku kamu hrus cepet bikin keputusan. Kasih kepastian buat mereka berdua. Aku nggak mau mereka bertengkar terlalu lama.” Bondan “Oke, oke..! aku bakal berusaha jelasin semuanya biar mereka nggak bertengkar sia-sia,” Bondan pun berusaha menemui Meta dan Olive hari itu juga. Namun sayang, hanya Meta yang mau menerima keputusan Bondan, sedangkan Olive lebih memilih menghindarinya. Bondan “Ta, Satrya udah nyeritain semua ke aku tentang yang kemarin. Bener kamu suka aku..?” berusaha memastikan Meta “Satrya nggak bohong kok soal yang kemarin itu!” Bondan “Gini, Ta. Sebelumnya aku minta maaf. Soalnya gara-gara aku kamu jadi tengkar ama Olive. Bukannya apa-apa, tapi buat waktu dekat ini aku lagi nggak pengen mikirin cewek. Aku masih mau serius di dunia musikku,” menerangkan dengan bijaksana Meta “Oke. Aku ngerti kok” Olive, Alexa berjalan melewati Bondan dan Meta, namun bersikap tak acuh dan sama sekali tak peduli Bondan “Olive?” Olive berjalan terus tanpa henti Hari ini pun Satrya akan mengunjungi rumah Luna. Dan di perjalanannya menuju rumah Luna, ia melihat bondan tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Sepertinya ia menjadi korban tabrak lari. Cepat-cepat Satrya membawa bondanke Rumah Sakit. Sesampainya di Rumah Sakit… Satrya “Halo, Luna? Bondan ada di RS. Dia habis ketabrak kendaraan, cepetan kamu ke Rumah Sakit—mm, Cempaka Husada,” langsung berbicara begitu suara di seberang telepon menjawab Luna “Hah, sekarang keadaannya gimana?!” panik Satrya “Udah tenang aja, yang penting kamu sekarang cepetan ke sini! Jangan lupa bilanginsma yang lain!” Dan tak lama kemudian Luna datang, sambil berlari tergesa-gesa. Luna “Ya ampun…. bondan!!” begitu melihat bondan Satrya “Dokter udah periksa dia, katanya luka di kepalanya itu nggak terlalu parah, kok,” berusaha menenangkn Luna Luna “Syukur deh kalo gitu..” mendesah lega Satrya hendak berjalan ke ruang rawat. Saat ia berjalan, tiba-tiba bahunya tertabrak dengan bahu seseorang. Betapa kagetnya Satrya saat melihat ternyata bahu yang ia tabrak adalah bahu Olive. Olive “Aduuh…!” sambil memegangi bahunya Satrya “Oh, maaf, maaf.. Nggak sengaja, lagi buru-buru,” Olive “Iya, iya. Nggak apa-apa kok,” Satrya “.. lho? Olive?? Ngapain kamu di sini..?” Olive “Eh, Satrya.. Iya, aku habis nganterin Mama check up, tapi aku ada perlu, jadi Mamaku pulang duluan. Terus.. kamu sendiri nagapain di sini?” Satrya “Ini, bondan tertabrak, sekarang lagi dirawat di kamar 555. Ini aku lagi nungguin Meta dateng,” Olive “Oh…” Satrya “Kamu masih marah sama Meta? Sama kita juga?” Olive “Ngg… nggak sih. Agak sebel aja. Emang kenapa?” Satrya “Liv, aku cuma mau beritau, Alexa itu bukan orang yang baik. Dia manfaatin keadaan kita yang lagi retak ini dengan menghasut kamu. Inget Liv, kita udah lama sahabatan.” Olive “Tapi si Meta itu lho..” memasang wajah kecut Satrya “Bondan udah jelasin ke Meta dan Meta ngerti, kok. Masa kamu nggak bisa ngerti??” Olive “Mmmh.. gimana ya?? Iya sih, aku liat Alexa itu nggak baik. Mm..” Olive ”.. mungkin aku pikir aku minta maaf aja ya ama Meta…?” Satrya “Naah, gitu dong! Ya udah, kamu ikut aku aja ke kamarnya bondan. Nanti kita tunggu Meta dateng” Kemudian, Satrya telah kembali darikantin, bersamaan dengan yang baru datang. Tak lama kemudian, Olive mengetuk pintu.. Olive “Ehm.. aku boleh masuk, kan?” sedikit ragu Bondan “Boleh kok Olive” Olive “Sebenernya.. selain mau jenguk Bondan, aku dateng juga untuk minta maaf atas semua kesalahanku sama kalian selama ini. Kalian mau, kan, maafin aku..?” Meta Aku juga minta maaf, soalnya udah ngomong kasar ke kamu. Maafin aku juga, ya?” Bondan “Nah, kalau gini kan lebih enak, ya kan, Fren??” Satrya “Aku juga seneng kalo kita semua akur lagi kayak dulu,” sambil tersenyum Luna “Makanya, laen kali kalo mau naksir cowok nggak usah pake acara kompakan..!” Semua tertawa bersama-sama Sesaat kemudian, handphone Olive berdering nyaring, mengejutkan semua orang… Terkejutlah semua orang dalam ruangan itu saat mendengar berita bahwa Alexa mengalami kecelakaan! Meta “Lho kok..?!” Bondan “Terus keadaannya gimana sekarang..?” Satrya “di rumah sakit mana?” Luna “Parah apa nggak?” Olive hanya diam mendengarkan semua pertanyaan itu Satrya “Gini aja. Sekarang biar Olive ceritain semua yang dia tahu tentang keadaan Alexa sekarang,” Olive hanya diam. Dia masih shock dengan banjir pertanyaan barusan. Olive “Hmm.. jadi gini, sekitar satu jam yang lalu Lexa ceritanya mau ke sini. Dan tadi berita dari rumah sakit bilang kalo Lexa ditemuin jatuh di perempatan deket sini. Katanya keadaannya cukup kritis sih,” Meta “Rumah Sakit mana?” Olive “Emm, Cempaka apaa gitu, lupa aku—” Bondan “Cempaka Husada,liv?” Olive “Nah itu! Bener!” Bondan “Ya ampun liv, itu kan Rumah Sakit ini! Ayo ayo kita tanya ruangan mana!” Olive “Ya udah, sekarang kita bareng-bareng buruan cari. “ Dan tak lama kemudian mereka semua tiba di ruangan tempat Alexa dirawat. Olive “Lexa… kamu nggak apa-apa kan?” Alexa “Aku udah agak mendingan kok.. makasih ya kalian semua udah mau jenguk aku..” Meta “Ya.. walaupun kita masih agak kesel ama kamu,” sedikit ketus Bondan “Udahlah.. yang kemaren nggak usah diungkit-ungkit lagi!” Alexa “Hhm, aku minta maaf yah, selama ini aku banyak banget salah ama kalian. Mau kan, maafin aku??” Meta “Iya, kita mau kok maafin kamu! Tapi ada syaratnya, lho!” Alexa “Apa syaratnya?” Meta “Kalo kamu udah sembuh nanti, traktir kita semua makan!!” sambil tersenyumsenyum Semua tertawa bersama-sama Tak ada satupun manusia di dunia ini yang sempurna. Mereka semua tak pernah luput dari kesalahan. Oleh karna itu meminta maaflah jika merasa bersalah. Dan maafkanlah bila ada yang bersalah. Semua akan indah jika kita saling memaafkan satu sama lain. Selesai CERITA LEGENDA RAKYAT “SANGKURIANG” Pada jaman dahulu, tersebutlah kisah seorang puteri raja di Jawa Barat bernama Dayang mempunyai seorang anak laki-laki yang diberi nama Sangkuriang. Anak tersebut sangat gemar berburu. Ia berburu dengan ditemani oleh Tumang, anjing kesayangan istana. Sangkuriang tidak tahu, bahwa anjing itu adalah titisan dewa dan juga bapaknya. Pada suatu hari Tumang tidak mau mengikuti perintahnya untuk mengejar hewan buruan. Maka anjing tersebut diusirnya ke dalam hutan. Ketika kembali ke istana, Sangkuriang menceritakan kejadian itu pada ibunya. Bukan main marahnya Dayang Sumbi begitu mendengar cerita itu. Tanpa sengaja ia memukul kepala Sangkuriang dengan sendok nasi yang dipegangnya. Sangkuriang terluka. Ia sangat kecewa dan pergi mengembaraSetelah kejadian itu, Dayang Sumbi sangat menyesali dirinya. Ia selalu berdoa dan sangat tekun bertapa. Pada suatu ketika, para dewa memberinya sebuah hadiah. Ia akan selamanya muda dan memiliki kecantikan abadi. Setelah bertahun-tahun mengembara, Sangkuriang akhirnya berniat untuk kembali ke tanah airnya. Sesampainya disana, kerajaan itu sudah berubah total. Disana dijumpainya seorang gadis jelita, yang tak lain adalah Dayang Sumbi. Terpesona oleh kecantikan wanita tersebut maka, Sangkuriang melamarnya. Oleh karena pemuda itu sangat tampan, Dayang Sumbi pun sangat terpesona padanya. Pada suatu hari Sangkuriang minta pamit untuk berburu. Ia minta tolong Dayang Sumbi untuk merapikan ikat kepalanya. Alangkah terkejutnya Dayang Sumbi demi melihat bekas luka di kepala calon suaminya. Luka itu persis seperti luka anaknya yang telah pergi merantau. Setelah lama diperhatikannya, ternyata wajah pemuda itu sangat mirip dengan wajah anaknya. Ia menjadi sangat ketakutan. Maka kemudian ia mencari daya upaya untuk menggagalkan proses peminangan itu. Ia mengajukan dua buah syarat. Pertama, ia meminta pemuda itu untuk membendung sungai Citarum. Dan kedua, ia minta Sangkuriang untuk membuat sebuah sampan besar untuk menyeberang sungai itu. Kedua syarat itu harus sudah dipenuhi sebelum fajar menyingsing. Malam itu Sangkuriang melakukan tapa. Dengan kesaktiannya ia mengerahkan mahluk-mahluk gaib untuk membantu menyelesaikan pekerjaan itu. Dayang Sumbi pun diam-diam mengintip pekerjaan tersebut. Begitu pekerjaan itu hampir selesai, Dayang Sumbi memerintahkan pasukannya untuk menggelar kain sutra merah di sebelah timur kota. Ketika menyaksikan warna memerah di timur kota, Sangkuriang mengira hari sudah menjelang pagi. Ia pun menghentikan pekerjaannya. Ia sangat marah oleh karena itu berarti ia tidak dapat memenuhi syarat yang diminta Dayang Sumbi. Dengan kekuatannya, ia menjebol bendungan yang dibuatnya. Terjadilah banjir besar melanda seluruh kota. Ia pun kemudian menendang sampan besar yang dibuatnya. Sampan itu melayang dan jatuh menjadi sebuah gunung yang bernama “Tangkuban Perahu.”
0% found this document useful 0 votes2K views4 pagesDescriptionContoh Naskah dramaCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes2K views4 pagesNaskah Drama PersahabatanJump to Page You are on page 1of 4 You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Contoh Naskah Drama 5 Orang Tentang Persahabatan yang Berakhir Perpisahan Sekolah – Naskah drama adalah sebuah teks yang berisikan semua percakapan yang akan dipentaskan. Secara penulisan dirunut seperti percakapan natural yang terjadi di kehidupan sehari-hari? Kamu punya tugas untuk membuat naskah drama 5 orang tentang persahabatan yang berakhir perpisahan sekolah? Artikel ini akan membagikannya secara cuma-cuma untukmu! Ini Contoh Naskah Drama 5 Orang tentang Persahabatan yang Berakhir Perpisahan SekolahDaftar IsiIni Contoh Naskah Drama 5 Orang tentang Persahabatan yang Berakhir Perpisahan SekolahPersahabatan yang Berakhir saat Perpisahan SekolahScene 1Scene 2Scene 3Naskah Drama 5 Orang tentang Persahabatan yang Berakhir Perpisahan SekolahScene 4 Daftar Isi Ini Contoh Naskah Drama 5 Orang tentang Persahabatan yang Berakhir Perpisahan Sekolah Persahabatan yang Berakhir saat Perpisahan Sekolah Scene 1 Scene 2 Scene 3 Naskah Drama 5 Orang tentang Persahabatan yang Berakhir Perpisahan Sekolah Scene 4 cottonbro/ Naskah Drama Tema Persahabatan Sinopsis Sinta, Yuni, Ocha, Adam, dan Edwin sudah bersahabat sejak semester 1 di SMA Pelita. Eratnya persahabatan mereka sehingga mereka kompak dalam hal apapun termasuk dalam urusan belajar dan bermain. Namun, sayang sekali perpisahan sekolah sudah di depan mata dan masing-masing sudah memiliki tujuan berbeda untuk masa depan mereka. Amanat Perbedaan dan jarak bukanlah halangan untuk tetap menjalin persahabatan. Namun, persahabatan yang baik adalah persahabatan yang tidak dipaksakan. Maka, bila memang sudah tidak lagi cocok karena ada kendala jarak atau pun perbedaan waktu, tidak masalah untuk sebuah persahabatan berakhir. Persahabatan yang Berakhir saat Perpisahan Sekolah Scene 1 Sinta, Yuni, Ocha, Adam, dan Edwin bersahabat dan bersekolah di SMA Pelita. Adam dan Edwin setelah lulus berencana masuk ke sekolah pendidikan Pilot. Sinta berencana melanjutkan pendidikan di kota Yogyakarta. Ocha ingin segera bekerja di Karawang. Sementara Yuni sudah siap dilamar pacarnya. Mereka sedang mengobrol santai di bangku dekat TU sembari menunggu dibagikannya ijazah. Sinta Cie, Yuni sudah siap dilamar aja nih. Yuni Ih, apa sih nanti kamu juga ada yang ngelamar. Eh, Ocha kok belum keliatan? Sinta Tadi di grup WA kelas bilangnya mau ke sekolah agak siangan gitu. Yuni Oh, begitu. Aku belum baca karena kuota-ku habis. Hehe Sinta Dam, Ed! Sini! Sinta menyaut ke arah datangnya Adam dan Edwin Adam dan Edwin Berjalan menuju tempat Sinta dan Yuni, lalu duduk di bangku taman dekat TU yang kosong Sinta Bagaimana persiapan sekolah penerbangan kalian? Sudah siap berkas-berkasnya? Adam Aku sih tinggal nunggu ijazah hari ini aja. Sisanya sudah lengkap Sinta Kamu, Ed? Edwin Aku terkendala Ijazah sama KTP, nih. Aku masih belum genap 17 tahun. Yuni Oh, Iya kamu memang tidak masuk TK dulu ya jadi sekarang paling muda. Edwin Iya, Yun. Scene 2 Sekitar pukul 11 pagi pembagian ijazah telah selesai. Namun, Ocha masih belum kelihatan batang hidungnya. Lama menunggu, akhirnya mereka pulang duluan. Sorenya group WhatsApp mereka ramai dengan ocehan dari Ocha yang marah karena tidak ditunggu oleh 4 sahabatnya. Selanjutnya mereka, kecuali Ocha, bertemu di Pernikahan Yuni dan mengobrol di kursi tamu. Yuni Hey, Ocha gak dateng, ya? Sinta Kayaknya dia masih marah deh karena waktu itu kita gak nungguin dia. Adam Ih, segitunya. Pendendam banget, deh. Edwin Lagi sibuk kali kerjanya sistem shift gitu jagi dia sulit dapat cuti. Yuni Bilangnya padahal mau datang. Sinta Nanti malam kita Video Call, deh. Yuni Eh, kalian sudah makan? Adam Belum, Yun. Sinta Belum yang kedua kali?Adam Lanjut gak nih, Ed? Edwin Tanpa mengiyakan malah langsung ikut antrian parasmanan lagi Sinta Eh, anak orang kelaparan! Yuni Sana, Dam, Sin! Ayo makan lagi, puas-puasin karena aku nikah cuman sekali! Aku masih harus berdiri di sana Sambil menunjuk ke pelaminan Scene 3 Libur lebaran pun tiba. Yuni yang memang sudah menjadi Ibu rumah tangga tetap ada di kampung. Adam dan Edwin sudah tiba di kampung dan sudah sering ketemu di masjid saat tarawih. Sinta dan Ocha tidak bisa mudik karena terjebak larangan mudik pemerintah untuk mencegah melonjaknya angka kasus Corona. Hari H Lebaran Edwin dan Adam menjenguk Yuni di rumahnya yang baru saja melahirkan anak pertamanya. Yuni Terbaring menemani bayinya di ranjang Eh, ada om Adam dan om Edwin nih. Duh, aku berbaring aja ya! Gapapa lah, Yun. Kamu masih lemah. Edwin Sukses rupanya kau, Yun! Yuni Iya, resmi jadi Ibu aku. Kapan dong kalian nyusul? Adam + Edwin Nih, ini yang mau duluan keduanya menunjuk satu sama lain Yuni Siapa aja bebaslah. Yang penting sudah siap. Eh, Ocha sama Sinta tidak bisa mudik, ya. Edwin Iya, terjebak PPKM mereka. Yuni Iya, lama juga ini pandemi. Kalian kelasnya sudah online, kan? Adam Online sih, Yun. Kecuali kalau ada praktek, baru kita ada kelas tatap muka. Itu pun di lab dan dibatasi orangnya. Jadi gantian gitu. Yuni Eh, kalian kapan terakhir ketemu Ocha? Adam Boro-boro ketemu, chatting saja sudah jarang. Kan dia left group. Yuni Masa? Kok aku gak tahu? Edwin Sudah lama, Yun. Naskah Drama 5 Orang tentang Persahabatan yang Berakhir Perpisahan Sekolah Yuni Pantas saja kalau aku tag dia di group, tidak ada tanggapan. Oh, keluar toh. Kenapa sih? Yuni bertanya dengan mata membelalak khas Ibu-ibu bergosip Adam Sepertinya karena waktu itu kita tinggalin pas ngambil ijazah, deh. Yuni Ya, ampun itu kan udah lama banget. Kita pun udah minta maaf kan? Edwin Lah, aku gak merasa salah apa-apa, lho? Adam Kaget Eh, kok bisa kamu gak merasa bersalah. Padahal kamu yang ngajak pulang duluan waktu itu. Edwin Emang aku, Yun? Yuni Gak berubah ya kalian. Sudah dewasa kirain bakalan adem-adem aja. Gak penting saling menyalahkan. Lebih baik kita adain Zoom, yuk. Aku gak ngalamin Zoom-zoom kayak orang-orang kantoran atau mahasiswa. Adam Siap, nanti aku share link-nya, ya! Yuni Link? Tidak mengerti Edwin Iya nanti ada link untuk meetingnya. Tinggal diklik aja? Yuni Gak perlu install aplikasi? Adam Oh, iya kalau di HP sih mending install aplikasi sih. Yuni Mengambil HP, sibuk sebentar lalu menunjukan layar HPnya ke Adam dan Edwin Ini aplikasinya? Edwin Iya, bener. Scene 4 Hari untuk Zoom meeting pun tiba tapi sayang yang bisa hadir ternyata hanya Adam dan Yuni saja. Edwin sibuk mengurusi keperluan orangtuanya yang sedang sakit di dan perlu dirawat di rumah sakit. Sinta sibuk dengan jadwal Zoom kuliahnya. Ocha sama sekali tidak merespon dan sepertinya mengganti nomornya tanpa memberitahu siapa pun. Yuni Ini cuman kita berdua aja ya, Dam? Tanya Yuni pada gambaran Adam di aplikasi Zoom Adam Iya, ini sih sama saja dengan video call pribadi. Eh, Keyza sudah bisa apa, yun? Yuni Alhamdulillah udah bisa beli saham. Adam Wah, gila! Kalah aku, anak bayi zaman sekarang mainnya udah saham. Kesimpulan Demikianlah naskah drama 5 orang tentang persahabatan yang berakhir perpisahan sekolah. Setting atau latar belakang ceritanya terjadi setelah perpisahan sekolah yaitu setelah mengambil ijazah dan masing-masing tokoh menjalani kehidupannya masing-masing. Persahabatan mereka lambat laun berakhir karena setiap orang sibuk. Semoga naskah drama 5 orang tentang persahabatan yang berakhir perpisahan sekolah ini bisa jadi inspirasimu! Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu Kost Dekat UGM Jogja Kost Dekat UNPAD Jatinangor Kost Dekat UNDIP Semarang Kost Dekat UI Depok Kost Dekat UB Malang Kost Dekat Unnes Semarang Kost Dekat UMY Jogja Kost Dekat UNY Jogja Kost Dekat UNS Solo Kost Dekat ITB Bandung Kost Dekat UMS Solo Kost Dekat ITS Surabaya Kost Dekat Unesa Surabaya Kost Dekat UNAIR Surabaya Kost Dekat UIN Jakarta
Naskah drama Untuk memenuhi tugas akhir pelajaran bahasa indonesia dan seni budaya Disusun oleh -Bambang P. -Ripan Maulana M -Ervin Adrian Sulaiman -Hoerudin -Fajar Pamekar B. -Fitri Nurhayati -Dapipah -Kuraeba Anjani -Yuyun S. -Ira Widura -Riska Risnawati Judul Tema Bersatu Dalam Menit Persahabatan Alur Maju Latar Sekolah kelas, kantin Monolog Riska Risnawati Penokohan - Fitri Nurhayati sebagai murid kurang mampu yang baik, cerdas, tapi suka mengeluh sendiri - Dapipah sebagai murid anak orang kaya yang baik dan berani. - Kuraeba Anjani sebagai murid anak orang kaya, tenar, tapi centil dan selalu menganggap rendah orang lain - Yuyun S. sebagai teman Kuraeba, ia murid biasa dan selalu malu setiap Ayahnya berdagang di kantin sekolahnya -Riska sebagai teman Kuraeba dan Yuyun, murid biasa, sok kaya, dan selalu ingin setara dengan Lita - Fajar Pamekar B. sebagai murid anak orang kaya, tenar, Wakil Ketua Murid yang gaya nya paling sok keren daripada murid yang lain - Ervin Adrian S. sebagai Ketua Murid yang sangat bertanggung jawab, tapi suka sekali ngemil. Sampai di tas nya pun penuh dengan snack. - Ira Widura sebagai murid biasa yang sangat berketergantungan dengan pacarnya - Hoerudin sebagai pacar Ira, pendiam, tapi menyebalkan dan kadang selalu melawan - Ripan Maulana sebagai Guru Biologi yang tegas tetapi selalu mondar-mandir pergi ke toilet - Bambang P. sebagai Ayahnya Yuyun penyabar, pendiam, dan sebelah tanganya cacat - Padlan sebagai tukang bersih-bersih sekolah dan ia membuka warung bakso di kantin sekolah. Orangnya pelupa, so tau dan sering ribet sendiri Lampu kelas baru saja dinyalakan oleh mang Padlan, menyeka hitam yang menutupi meja-meja beserta bangku-bangkunya juga fasilitas belajar lainya dalam kelas. Suara masih bisa menggema. Mang Padlan pun masih bisa bersiul sambil membersihkan lantai kelas. Tanpa mang Padlan sadari, ada jejak kaki yang berniat mendekatinya. Ost. Warkop DKI pink Tiger “DORRRR!!!” kesal, cemberut Mengagetkan mang Padlan, tapi karena mang Padlan merunduk untuk meronggoh sesuatu, kejutan itu gagal. Mang Padlan kebingungan “lah ada apa neng?” Tita “ah amang maah..” duduk di bangkunya Mang Padlan tertawa “niat jail sih..” masih tertawa Mang Padlan “jangan ngayal mulu neng..” pergi keluar kelas Hoer dan Ira datang. Satu persatu murid memasuki kelas. Suara mulai berkompetisi dengan bahasannya msing-masing. Kompetisi itu berakhir tanpa mufakat ketika Pak Ripan guru Biologi mereka datang. Senyap. Ost. bel sekolah Pak Ripan “pagi murid-murid” Murid “pagi paaa...” Pak Ripan “ayo siapkan!” Murid hening Pak Ripan “Ervin KM mana?” Murid “tidur paa...” Fitri Pak Ripan “loh pagi-pagi udah tidur lagi? Bangunkan cepat!” Fajar “Vin ... hey bangun” Ervin mengucek mata “eh....sikap berisalam! Seelamat pagi pak!” Murid “selamat pagi pak! Ervin “duduk, berdo’a mulai! ... Selesai!” Pak Ripan “kenapa kamu? Pagi-pagi sudah tidur Ervin?” Ervin “bergadang sambil maen game pa” Pak Ripan Ost. Roma Irama bergadang “jangan diulangi Ervin, nanti mata mu rusak tau!Yasudah skarang masukan buku kalian murid-murid! bapak mau ngetes hasil belajar kalian semalam” Murid kaget “tumben ya iya tumben si bapak” Pak Ripan “tentang makanan ya! Oke, pertanyaan pertama. Apa saja makanan 4 sehat 5 sempurna?” Murid bingung “apa ya? Iya apa ya? Kamu tau ga? Engga. Kamu sih? Engga.” Fitri “saya tau pa!” Pak Ripan “iya Fitri, apa saja?” Fitri Ost. lagu anak 4 sehat 5 sempurna Ost. ringtone kentut Pak Ripan “bagus Fitri. Aduh Bapak mau ke toilet dulu ya..” keluar dari kelas Murid “iya gapapa pa silahkan” Kuraeba “dih so asik!” Dapipah “gapapa! Suka-suka orang dong!” Kuraeba “emang gua ke lo! Jgn kurang ajar ya!” Dapipah “ke Fitri kan! Jangan kurang ajar? Emang lo siapa!” Ost. Sherina Jagoan Pak Ripan masuk.. Pak Ripan “hei jgn berisik! Baru ditinggal sebentar juga” Murid hening, berbisik “satuu.. duaa..” Ost. ringtone kentut Pak Ripan “duh Bapak ke toilet lagi ya sebentar. kalau bel, kalian istirahat aja” Murid menahan tawa “iya paa..” tertawa Bell “TEEETTT.... TEEET...” Satu persatu murid keluar, tersisa Ira,Hoer, Fitri dan Dapipah dalam kelas.. Fitri Ost. Josua Andai Aku Jadi Orang Kaya Dapipah “kalo kamu punya mimpi, berusaha dong.. jangan ngeluh terus.. jangan Cuma berandai-andai aja.. dan harus tetep semangat! Ost. Nidji Laskar Pelangi Fitri “mm, iya dap. Jajan yuk?” Dapipah “ayo!” Datang Ervin dan Fajar. Fitri dan Dapipah menuju keluar dari kelas. Tiba-tiba saja Fitri jatuh. Sebagai Ketua Murid yang sangat bertanggung jawab Ervin langsung membantu Fitri berdiri dan Dapipah memberi ruang pada Ervin untuk membantu membangunkan Fitri dan tanpa Dapipah sadari ada Fajar dibelakangnya. Ost. Maudy Ayunda Tiba-tiba Cinta Hoer dan Ira “ciyee ciyee ciyee” Dapipah memalingkan wajah “eh maaf Jar” menarik fitri Fajar terpana “eh iya engga apa-apa Dap” Fitri “ayo Dap. Duh malu banget aku tadi” senyum-senyum sendiri Dapipah “ciyee adegan apa tuh tadi” tertawa, menggoda Fitri Fitri “apaan sih, aku kan sekolah buat belajar bukan buat pacaran!” Dapipah dan Fitri pergi keluar kelas menuju kantin. Sedangkan didalam kelas masih ada Ira, Hoer,Ervin dan Fajar. Ira Ost. Duo Maya Teman Tapi Mesra Fajar “eh ada Ira sama Hoer, berduaan mulu udah kaya Anang Asyanti” Fifit “iya dong! Emang kamu engga punya pacar” Fajar “dih bangga. Punya temen satu aja bangga. Bangga itu kalo punya temen banyak!” Ira “berdua juga bisa ngapa-ngapain ko. Jalan berdua, makan berdua. Lebih romantis” Fajar “tapi ga asyik kan? Kamu gapernah ngerasain kan rasanya jalan rame-rame, main rame-rame. Lagian kalo Hoer meninggal, kamu mau tetep berdua sama dia terus? Engga kan..” Ira “iyasih, selama pacaran temen ku Cuma dia. Temenku yang dulu jauh sama aku semenjak aku punya pacar juga. Soalnya aku terlalu terpaku sama pacar Jar. Padahal kan kalo nanti aku putus, aku butuhnya temen. Bukan pacar” Ervin mengunyah makanan “nah iyakan! Yaudah sekarang ke kantin bareng yuk!” Fajar “makan mulu kamu mah ndut. Yaudah ayo. Ikut gak kalian?” Ira dan Hoer “ikutt!!!” Mereka pun pergi ke kantin. Di kantin.. Yuyun “eh udah ada tukang baksonya! Beli bakso yuk!” Murid “ayoo!!” Ost. lagu anak Abang Tukang Bakso Dapipah “mang dua mangkok ya, yang satu campur yang satu juga campur tapi jangan pake mie kuning, sama mie soun.” Fajar “mang aku juga dua mangkok. Yang satu jangan pake saos, yang satu jangan pake sambel!” Ira “mang dua mangkok juga, yang satu gak pake mie putih. Yang satu lagi jangan pake mie kuning!” Riska “mang aku tiga mangkok ya. Satu campur, satu gak pake saos, satu gak pake sambel!” Mang Padlan “oke oke!” Tidak lama kemudian... Mang Padlan “nih buat neng Dapipah, Ini buat neng Ira, ini buat ujang Fajar, ini buat neng Riska. Semuanya seperti yang diinginkan” Dapipah “dih mang, kan akumah gak pake mie kuning sama mie soun?” Mang Padlan “duh lupa neng” Ira “dih iya mang yang aku juga gapake mie putih? Terus yang satunya gapake mie kuning?” Mang Padlan “wah lupa neng!” Fajar “dih ko yang aku pake saos sih? Kan aku mintanya pake sambel bukan pake saos mang. Kalo yang si Ervin pake saos gak pake sambel! Berati yang aku sama yang Ervin ketuker! Vin tuker Vin!” Mang Palan “dih lieur kamumah ujang Fajar!” Fajar “hehee” Riska “loh satu lagi yang aku mana mang? Yang campur?” Mang Padlan “wah neng, abis bakso nya.. maaf yaa” Kuraeba “dih mang! Saya gak kebagian dong? Dih emang mah ah!!” cemberut Ervin “haha makanya jangan so cantik, jadi weh gak kebagian bakso!”tertawa Yuyun dan Riska Ost. Cherybelle Beautiful Fitri “Udah jangan cemberut, nih yang aku buat kamu aja. Sama ko, campur juga.” Kuraeba “engga apa apa?” Fitri “iya engga apa apa. Kita kan temen” tersenyum Kuraeba “makasih yah Fit.” tersenyum Kuraeba mulai bisa mengetahu sisi baik dari setiap orang yang ia anggap rendah daripadanya. Dan dia, tak memandang orang rendah lagi semenjak Fitri berbaik hati padanya. Para murid di kantin sekolah melahap habis baksonya hingga datang tukang kue keliling yang setiap hari menyempatkan diri menjajakan kue buatanya ke kantin sekolah.. Pak Bambang “kuee kuee, neng kue neng..” Yuyun “udahlah gak akan ada yang beli pak!” Pak Bambang “yeh kali aja ada yang beli neng!” Yuyun “udah pulang aja lah!” mendorong Pa Bambang Ost. Fitri menolong Pak Bambang “kamu jangan gitu Yuyun!” Yuyun “biarin aja suruh dia pulang!” Murid prihatin melihat Pak Bambang Kuraeba “kamu apa-apaan sih Yuyun?” Yuyun “kenapa? Emang dia malu-maluin kan!” Kuraeba menuju Pak Bambang “kamu malu? Aku aja yang gak punya papah gak malu! Kamu gak sedih papah kamu diginiin? Sumpah kalo aku malu!! Kasian! Kamu mempermalukan diri kamu sendiri!” Fajar “nih ya Yuyun!?” yang ngebesarin kamu siapa?” Yuyun menunduk “bapak” Fajar “yang kamu dorong tadi siapa?” Yuyun “bapak” Fajar “kalo emak sama bapa ga ada. Kamu ada engga?” Yuyun “engga” Fajar “mau minta maaf sama bapak gak?” Yuyun “mau” merengek Fajar “yaudah sok minta maaf” Yuyun melirik Fajar “sekarang?” Fajar “besok.. sekarang lah!” Yuyun memeluk emaknya, Pak Bambang Ost. Ost. bel Mang Padlan “hei udah bel tuh! Ayo masuk kelas!” Murid “iya mang..” Yuyun “pak, aku masuk kelas dulu yaa..” Bambang “iya, belajar yang rajin ya neng. Biar bisa angkat derajat bapak” Yuyun “iya mak.. dadah bapak” Ost. we are the champions Semua murid memasuki kelas. Di kelas.. Fajar dan Ervin menepuk bahu Dapipah “Dap, Fit” Fitri dan Dapipah berbalik badan “ya?” Fajar dan Ervin Diam Diam Suka Fitri dan Dapipah “kita temenan aja yaa” Kuraeba “Dap, makasih ya udah ngerti perasaan aku” Dapipah “loh ko kesitu situ? Ooh rupanya kamu suka sama Fajar.. ciyee. Jujur aja kali, kita kan temen. Ya kan?” tersenyum Kuraeba “temen? Hmm.. iya” tersenyum Fitri “Ba, kita itu semuanya temen. Kamu boleh berteman sama iapa aja ko. Gak ada hukum yang ngelarang. Ya kan?” Kuraeba “iya. Makasih ya semua. Sekarang aku sadar” tersenyum Semua murid telah duduk di bangkunya masing-masing. Tiba-tiba, datang Pak Ripan.. Pak Ripan “ibu Cuma mau kasih tau, kalau bu Heni gak masuk soalnya rumahnya kebanjiran. Dan besok hari minggu kan? Dan besok kalian libur!” Murid “Horeee!!” Ost. Tasya Libur Tlah Tiba Semuanya telah bersatu. Musuh menjadi teman, pacar menjadi teman, dan teman akan selamanya menjadi teman. Dalam menit, kita dapat menyatukan dan mempererat tali pertemanan. Kita semua teman, teman sekelas, teman sepermainan, maupun teman se-Dunia. Salam pertemanan dari kita semua dan untuk kita semua. TAMAT.
naskah drama 12 orang tentang persahabatan