DutaIslamCom - KH. Hasyim Asy'ari (Pendiri NU) dan Imam Abu Hasan Al Asy'ari (Aqidah Asy'ariyyah) punya sanad yang bersambung sampai Rasulullah SAW: Mohon bagi warga Aswaja atau NU untuk memahami sanad mulia ini demi terwujudnya "Islam Rahmatan Lil Aalamiin". Baca: Jawaban Bagi Yang Ngaku NU Tapi Suka Nyerang Kiai, NU dan Bela Haters NU 1.
Halini menunjukkan bahwa KH Hasyim Asy'ari telah hafal ribuan hadits yang diperoleh dari guru-gurunya dengan sanad keilmuan yang jelas. Geneologi atau sanad sebuah kitab tidak bisa diijazahkan kepada seseorang yang tidak menguasai dan memahami kitab tersebut melalui sistem pengajaran dari guru-guru pemegang sanad itu.
Antaralain Hadratussyaikh M Hasyim Asy'ari, KH A Wahab Chasbullah, KH M Bisri Syansuri, KH Ridwan Abdullah serta masih banyak lagi. Tidak ada catatan yang menyebutkan tentang berapa lama Kiai Faqih Maskumambang belajar di pesantren Syaikona Kholil. Hampir semua sanad Al-Quran dan Qiraah Sab'ah yang ada di Indonesia ini, terlebih Jawa
KHHasyim Asy'ari adalah putra ketiga dari 11 bersaudara. Ayahnya bernama Kyai Asyari, pemimpin Pesantren Keras yang berada di sebelah selatan Jombang. Ibunya bernama Halimah. Silsilah Keilmuan. KH Muhammad Saleh Darat, Semarang KH Cholil Bangkalan Kyai Ya'qub, Sidoarjo Syaikh Ahmad Khatib Minangkabau Syaikh Mahfudz At-Tarmasi
PendiriNahdlatul Ulama KH Muhammad Hasyim Asy'ari dijelaskan dalam buku Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari: Moderasi, Keumatan, Kebangsaan (Zuhairi Misrawi, 2010) merupakan pemilik sanad Kitab Hadits Shahih Bukhari dan Shahih Muslim. Hal ini menunjukkan bahwa KH Hasyim Asy'ari telah hafal ribuan hadits yang diperoleh dari guru-gurunya dengan
cara memperkenalkan diri di grup wa islami. Uploaded bymusthofa opk 100% found this document useful 1 vote219 views4 pagesCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document100% found this document useful 1 vote219 views4 pagesSanad Keilmuan KHUploaded bymusthofa opk Full descriptionJump to Page You are on page 1of 4Search inside document You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
SANAD KEILMUAN HADRATUSYAIKH HASYIM ASY'ARI KH. Hasyim Asy'ari Pendiri NU & Imam Abu Hasan Al Asy'ari Aqidah Asy'ariyyah Punya Sanad yang bersambung sampai Rasulullah SAW {Mohon bagi warga Aswaja/NU untuk di save/simpan/di share sanad mulia ini demi terwujudnya "Islam Rahmatan Lil Aalamiin"} 1. Sayyidul Wujud Insanul Kamil Nabi Muhammad Rasulullah SAW 2. Al Imam Sayyidina Ali bin Abi Thalib "Karramallaahu Wajhahu" 3. Muhammad Putra Sayidina Ali, dari istri kedua Kaulah bin Jaâfar 4. Al Imam Wasil bin Athoâ 5. Al Imam Amr bin Ubaid 6. Al Imam Ibrohim Annadhom 7. Al Imam Abu Huzail Al-Alaq 8. Al Imam Abu Hasi Adzubaâi 9. Al Imam Abu Ali Adzubaâi 10. Al Imam Abu Hasan al Asy'ari Pendiri Faham âAHLUSSUNNAH WAL JAMAâAHâ ASWAJA 234 Karangannya Kitab Maqolatul Islamiyin, Al Ibanah, Al Risalah, Al-Lumaâ, dll 11. Al Imam Abu Abdillah Al Bahily 12. Al Imam Abu Bakar Al Baqilany, karangannya Kitab At Tamhid, Al Insof, Al bayan, Al Imdad, dll. 13. Al Imam Abdul Malik Imam Haromain Al Juwainy, karangannya Kitab Lathoiful Isaroh, As Samil, Al Irsyad, Al Arbaâin, Al kafiyah, dll 14. Al Imam Hujjatul Islam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al Ghozali. Karangannya Kitab Ihya Ulumuddin, Misyakatul Anwar, Minhajul Qowim, Minhajul Abidin dll. 15. Abdul Hamid Assyeikh Irsani. Karangannya kitab Al Milal Wannihal, Musoroâatul Fulasifah, dll. 16. Muhammad bin Umar Fakhrur Raazi, Karangannya Kitab Tafsir Mafatihul Ghoib, Matholibul Aliyah, Mabahisul Masyriqiyah, Al Mahsul Fi Ilmil Usul, dll 17. Abidin Al Izzy, karangannya Kitab Al Mawaqit Fi Ilmil Kalam. 18. Abu Abdillah Muhammad As Sanusi, Karangannya Kitab Al Aqidatul Kubro dll. 19. Imam Al Bajury, karangannya Kitab Jauhar Tauhuid, dll. 20. Imam Ad Dasuqy, karangannya Kitab Ummul Barohin, dll. 21. Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, karangannya Kitab Sarah jurumiyah, Sarah Al Fiyah, dll. 22. Ahmad Khotib Sambas Kalimantan, Karangannya Kitab Fathul Arifin, dll. 23. Muhammad An Nawawi Banten, Karangannya Syarah Safinatunnaja, Sarah Sulamutaufiq, dll. Yang Mayoritas Ulama Di Indonesia memakai Karangan Syeikh Nawawi Albantaniy sebagai Kitab Rujukan. 24. Syech Mahfudz At-Termasi mursyid Hadist Budhori matan ke-23, muridnya al â Syech Arsyad Al-Banjari - Banjarmasinâ Syaikhona Kholil - Bangkalan MaduraâAbdul Shomad Al-Palembangi- Palembang 25. KH. Hasyim AsyâAri Pendiri NU Sejumlah murid yang berhasil dicetak menjadi ulama besar oleh Syaikhona Kholil bangkalan adalah Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asyâari Tebu Ireng Jombang, KH. Wahab Hasbullah Tambak Beras Jombang, KH. Bisri Syansuri Denanyar Jombang, KH Asâad Syamsul Arifin Sukorejo Situbondo, Kiai Cholil Harun Rembang, Kiai Ahmad Shiddiq Jember, Kiai Hasan Genggong Probolinggo, Kiai Zaini Munâim Paiton Probolinggo, Kiai Abi Sujak Sumenep, Kiai Toha Bata-Bata Pamekasan, Kiai Usymuni Sumenep, Kiai Abdul Karim Lirboyo Kediri, Kiai Munawir Krapyak Yogyakarta, Kiai Romli Tamim Rejoso Jombang, Kiai Abdul Majid Bata-Bata Pamekasan. Dari sekian santri Syaikhona Kholil pada umumnya menjadi pengasuh pesantren dan tokoh NU seperti Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asyâari dan Kiai Wahab Hasbullah. Bahkan Presiden pertama RI Soekarno, juga pernah berguru pada Syaikhona Kholil Bangkalan. Selain berhasil mencetak para santri-santrinya menjadi kiai, Syaikhona Kholil bangkalan adalah salah satu kiai yang menjadi penentu berdirinya organisasi terbesar di Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama yang disingkat NU. Dalam proses pendiriannya para kiai NU tidak sembarangan mendirikan sebuah organisasi, dalam jangka dua tahun Kiai Hasyim Asyâari melakukan shalat istikharah minta petunjuk kepada Allah, untuk mendirikan sebuah organisasi yang mewadahi para pengikut ajaran ahlussunnah wal jamaâah. Meskipun yang melakukan istkharah adalah Hadratus Syaikh KH Hasyim Asâari, akan tetapi petunjuk isyarah tersebut tidak jatuh ketangan Kiai Hasyim Asyâari, melainkan isyarah tersebut melalui Syaikhona Kholil Bangkalan. Munculnya isyarah sebuah tongkat dan tasbih yang akan diberikan kepada Hadratus Syaikh KH Hasyim Asyâari melalui perantara Kiai Asâad Syamsul Arifin, yang merupakan tanda akan berdirinya sebuah organisasi besar yakni jamâiyah Nahdlatul Ulama NU. Para ulama pendiri NU jelas bukan sembarang ulama. Mereka orang-orang khos yang memiliki kualitas keimanan yang luar biasa di zamannya. Salah satu pendiri Jamâiyyah Nahdlatul Ulama, KH Abdul Wahab Hasbullah, selain pendirian NU kepada kepada KH Hasyim Asyâari, beliau meminta persetujuan Waliyullah tanah Jawa. Yaitu Kanjeng Sunan Ampel. Mudah-mudahan bermanfaat dunia dan akhirat aamiin aamiin Ya Rabbal Aalamiin... Wallahu A'lamu bis Showab
sanad keilmuan kh hasyim asy ari